Minggu, 29 November 2015

PENGENALAN ANTAR MUKA MANUSIA DAN KOMPUTER



Sebelum teknologi antarmuka grafis lahir, tidak terbayang komputer akan begitu mudah digunakan seperti sekarang ini. Waktu itu tampilan di layar monitor masih sangat monoton, dan belum dilengkapi dengan mouse. Untuk dapat menjalankan program komputer, biasanya user harus mempelajari dulu buku manualnya, dan menghapal kombinasi tombol apa yang harus ditekan untuk memunculkan menu tertentu seperti file, edit, print dan sebagainya. Bagi pengguna yang baru belajar hal ini menjadi sangat menyulitkan, sehingga waktu itu hanya beberapa orang yang mendapat gelar 'jago komputer'.

Tetapi setelah lahirnya teknologi antarmuka grafis, yang ditandai dengan munculnya 'mouse', komputer menjadi jauh lebih mudah dipelajari. User tidak perlu menghafal kombinasi tombol untuk memunculkan menu, karena semua menu sudah ada di layar dan tinggal klik. Buku-buku panduan pemakaian program menjadi tidak perlu bagi sebagian orang, karena program-program tersebut dapat dipelajari cukup dengan hanya melihat dan mencoba. Sekarang mouse menjadi bagian yang tak terpisahkan dari komputer, dan kebanyakan pemakai tidak dapat mengoperasi- kan komputer tanpa mouse karena tingkat ketergantungan yang tinggi terhadap piranti penunjuk (pointing device) yang dinamakan 'tikus' ini.

Hadirnya mouse memang banyak membantu dan memudahkan. Tetapi ketergantungan terhadap mouse menjadikan pekerjaan yang terkait dengan komputer sulit diselesaikan dalam waktu yang singkat. Orang-orang yang terbiasa menggunakan komputer untuk tugas-tugas pekerjaannya kemudian 'menemukan' langkah-langkah cepat bekerja dengan komputer tanpa mouse, yaitu dengan memanfaatkan kombinasi-kombinasi tombol. Bahkan sebagian orang tidak lagi tergantung pada mouse karena terbiasa dengan pekerjaan yang harus diselesaikan dalam waktu singkat. Orang-orang seperti ini kadang-kadang tidak menyentuh mouse sama sekali sejak menyalakan hingga mematikan komputer, dan kecepatan bekerjanya membuat orang berdecak kagum.... Tentu saja hal ini tidak mustahil, asalkan kita mampu mengetik cepat, lebih baik lagi jika mampu mengetik sepuluh jari BUTA, tanpa melihat keyboard; dan hapal kombinasi-kombinasi tombol atau shortcut key untuk aksi-aksi yang penting atau sering digunakan.

Kebanyakan program yang memang dirancang untuk dapat dijalankan tanpa mouse, menyediakan tombol akses untuk (hampir) semua menu atau aksi yang disediakan. Microsoft Word menandai setiap tombol akses menu dengan tanda garis bawah. Untuk mengaksesnya, user tinggal menekan tombol Alt dan tombol huruf yang ditandai dengan garis bawah tersebut. Misalnya menu File dapat diakses dengan Alt + F, menu Edit dapat diakses dengan Alt + E. Pada contoh yang ditunjukkan pada gambar, kita dapat menekan tombol Alt + i yang efeknya sama dengan mengklik combo box di sebelah kanan tulisan 'Save in:', yang fungsinya adalah untuk memilih drive di mana suatu file akan disimpan.

Akan lebih baik lagi jika kita hafal kombinasi tombol yang harus ditekan untuk aksi tertentu, misalnya Ctrl + C untuk aksi copy, dan Ctrl + V untuk aksi paste. Kombinasi tombol seperti ini akan sangat membantu kita menyelesaikan pekerjaan dengan komputer dalam waktu yang lebih singkat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar